Genk Mesum part 1

Gemes!! bukan karena sedang lihat anak kecil yang lucu dan gendut. bukan pula sedang  jengkel karena orang yang diajak ngomong gak mudeng-mudeng . Tetapi, Gemes adalah sebuah nama geng, yupz, geng mesum. Organisasi yang mempunyai motto “kalau ada kemaluan pasti ada jalan” ini berdiri sudah tiga tahun yang lalu. Beranggotakan mahasiswa-mahasiswa  aktif, kreatif, dan inovatif yang sedikit kenthir dan gila. Itulah kami, geng pembela kebenaran dan keadilan. Selain sedikit gila, sebenar nya kami sangat cerdas,  sebab menurut ilmu kebatinan dan supranatural,  cerdas dan gila bedanya tipis. so, kami bisa dikategorikan cowok-cowok “gidas” alias gigi pedas dalam bahasa manusia : gila-gila tapi cerdas! (maksa banget yach)
Anggota aktif gemes ada tiga pejantan kurang gizi. Postur kami yang langsing dan kece secara sadis membuat kami disebut mahluk kurang gizi. Never minds lah, yang penting dengan kekecean yang kami miliki, kami akan menghukum mu! (gaya sailor moon beraksi ). Keberhasilan gemes dalam merekrut anggota baru bisa dibilang prestasi yang membanggakan. Karena dari tiga pioner, sekarang sudah  beranak pinak menjadi dua belas member. Bahkan, gadis-gadis mesum di kampus menjadi staff khusus untuk menyebarkan virus kebajikan ala gemes. thumbs up buat staff kaderisasi! Kami lah pendukung mu!
Kocak dan agak mesum memang ciri khas yang selalu melekat pada kami. selain sebagai pasukan berani mati demi mendapatkan IP dan rejeki  tinggi, kami juga handal dalam men-service klient-klient kami. Karena kepuasan pelanggan adalah rejeki buat kami.  Perbedaan karakter yang kami miliki membuat petualangan-petualangan gila semakin berwarna. Mulai dari yang tertampan, gue, sampe yang bermoral paling ancur, baba (bukan nama sebenarnya)akan selalu konsisten dalam menjaga kekompakan dan keintiman.
Ada satu hal yang mampu merekatkan kami,  selain sama-sama termasuk kaum yang perlu di kasihani, satu masalah tahunan yang serupa tapi tak sama adalah apalagi kalo bukan masalah cewek! Petualangan kami berawal dari nafsu yang tidak tertahankan untuk melakukan eksperimen-eksperimen gila yang mengancam jiwa dan raga, bahkan keutuhan persatuan dan kesatuan bangasa, MERDEKA!!! (lebay mode: on), sebelum terlalu lelah mata anda membaca prolog ini, ada baik nya memperkenalkan pioner laskar gemes dengan segudang kekenthiran dan keabnormalan mereka.

sarufull
Gue emang bukan orang jakarte ato bandung ato kota-kota besar lainnya, gue hanya dari kota yang kecil yang rakyat nya masih pada boker dan mandi di sungai. Tapi, gue ya gue. Tetep dong eksis dengan logat jakarte gue. Bergaya and bertingkah kece kayak gini bukan tanpa motivasi, si pipit gombel cewek asal  jakarte yang lebih mirip wewe gombel ini berhasil narik perhatian gue. Mau gak mau memaksa gue untuk ikutin gaya royal dan glamour nya. Seperti beli kemenyan di mall-mall ternama, ato shopping kembang tujuh rupa buat kebutuhan mandi nya. Memang gaya hidup yang tak wajar! Saking glamournya hidup gue di perantauan ini, emak gue sampe harus banting setir jualan pisang untuk mencukupi gaya anaknya yang sok seleb. Ampun mak, demi jodoh mak! Si pipit gombel.
Karena gue tampan dan memesona, ada aja kesempatan buat ngomersilin tampang gue. “Mantep kali kalo gue jalan ma tante-tante tajir,” batin gue.  Akhir nya gue coba tuh ide gila yang gak bakal gue ulangin seumur hidup. Gue pilih tempat fitness buat nyari mangsa dan nyalurin ide gila gue.
Lokasi : Tempat fitness deket kost
Di tempat fitness,  gue curi-curi pandang dan mulai tebar pesona.gue yakin 100%, tampang gue lumayan laku di kalangan tante-tante or kroni-kroninya. Gue mulai sok tingkah, biarpun tubuh ceking tapi di jamin kuat sampe beronde-ronde! Mata gue gesit mencari kira-kira tante yang tajir. Eh sial, malah ada om-om ngedipin mata ke gue. Sebelum penyakit gue kambuh dan terjebak dengan rayuan om tadi gue langsung banting setir deketin tante yang terlihat oke.  Gue mulai deketin tuh tante yang masih yahuud and seger. Gue ajak ngobrol eh dia kecanthol! Aji mumpung dah! Alhamdulillah,,,
“sore tante,” sambil gue kedipin nih mata
“sore,” dengan nada yang menggoda dan sok seksi
“bukan gitu tante, cara angkat beban nya.” Kata gue sambil menunjuk bagian paha tante itu
“lalu gimana Cowok ganteng?” bertingkah manja
Wow hoki man! akhir nya ada juga peluang buat nyentuh tante cantik ini. Gue mulai beraksi, gue pegang paha tante itu, gue tekan-tekan buat memperkuat kuda-kuda nya. Sambil konsentrasi memegang area kaki, gue juga menginstruksikan cara memegang beban yang dahsyat dan kuat. Biar gak jatuh.
“aw,,,aw,,,geli, yang angkat kan tangan tante, kok yang di pegang paha tante?”  ber goyang-goyang karena geli
“tenang tante, kalo mo angkat beban, kuda-kuda tante harus kuat! Ni gue gak “grepe-grepe lho tan.” Kata gue dengan sedikit meraba bagian pangkal paha
Gila benerrrr, belum puas gue ambil kesempatan, tiba-tiba pemilik fitnes centre ada di hadapan dengan mata melotot.
“hai bro, ini cuman latihan ringan!” sapa gue sok kenal
Belum juga ada respon, malah tambah serem aja muka nya. Pasti instruktur dan owner nakutin ini mupeng liat gue pegang-pegang tante seksi ini.
“bro, lo mo coba? Mantep bro, masih kenceng! Yahuuud!” gue acungkan jempol gue
Yang paling mengherankan gue, si tante gak teriak-teriak “geli” lagi. Dia malu kali ye, di lihat owner gym ini. Hahahahahaha, dasar tante! Batin gue sambil nyengir-nyengir sendiri gak jelas.
“woi! Lo mau ini, ha?” suara menggelegar si owner mengejutkan gue, ketakutan gue bertambah saat dia nunjukkin kepalan tangan nya yang berotot
“aa,,aaaa,,mmm pun, bro,  santai,,,santai,,,!” kontan gue gugup
“lo tahu ni siapa? Tahu gak? Jawab!” bentak dia sambil menunjuk si tante
Gue gak ngejawab apa-apa, cuman menggelengkan kepala
“dasarrr! Pecundang cungkring lo! Dia istri gue!” kata dia dengan tangan mengangkat kaos gue
What?? Keringat gue ngucur bak aliran sungai ciliwung, bau! Tapi, gue yang kece harus cepat mencari solusi. Sebelum gue mati di timpukin ma monster ini! Hwa hawa hwa! Mampus gue!! #adegan perkelahian di sensor !
Hancur sudah muka ganteng gue, dengan sedikit sendu dan agak layu gue pulang dari gym yang dekat dengan kost-an gue. Sepanjang jalan gue terus mengumpat mantra-mantra umptan warisan dari nenek moyang.
“ sialll!! Aturan gue dapet tante yahud, malah dapet muka benyok  kayak gini! Emak help me!” teriak gue di depan bu kost. Gue berjanji, sarufull Anpar tak akan mengulangi kejadian bodoh ini, gue pasti bisa! hahahahahahaha sambil gue angkat tangan gue menirukan gaya pahlawan bertopeng nya sinchan!

To be continue yach!!

# Masih ada baba yang gila n kenthir buat nyari tambahan duit! and pepe manusia tidur yang kerjaan nya cuman molor mulu sampe mau operasi otak!





0 komentar:

Post a Comment